Rabu, 02 Oktober 2013

Sel Manusia Termasuk Kategori Sel Hewan

 Satuan unit paling kecil yang membentuk sebuah atau satu organisma atau makhluk hidup, baik manusia, hewan, dan tumbuhan disebut sel. Dengan kata lain, satu organism terbentuk dari penyatuan bermacam-macam sel yang disatukan dengan sokongan struktur antar sel atau yang disebut interseluler.
Pada dasarnya sel hewan hampir sama dengan sel tumbuhan. Istilah sel sendiri berasal dari bahasa latin ‘cellulae’ yang memiliki arti ‘kamar-kamar kecil’. Sel mempunyai karakter tertentu dan karakter tersebut dapat memberikan gambaran fungsi serta kemampuan sel.
Berikut adalah beberapa di antara bagian-bagian yang terdapat pada sel hewan serta fungsi masing-masing bagian tersebut:
sel-hewan-hewan
1. Nukleus : Bagian ini memiliki fungsi sebagai tempat yang mengendalikan aktivitas sel dan sebagai tempat DNA yang berfungsi sebagai faktor yang mempengaruhi keturunan.
2. Membran Sel : Bagian ini memiliki fungsi mengatur pertukaran zat, sebagai pelindung, dan sebagai tempat menerima rangsangan.
3. Retikulum Endoplasma : Bagian ini memiliki fungsi sebagai sarana transportasi berbagai macam zat kimia di dalam tubuh.
4. Kompleks Golgi : Bagian ini memiliki fungsi untuk menyatukan molekul mikro yang kaya akan karbohidrat.
5. Ribosom : Bagian ini memiliki fungsi sebagai tempat berlangsungnya proses sintesa protein.
6. Mitokondria : Bagian ini memiliki fungi sebagai tempat proses respirasi aerob.
7. Lisosom : Bagian ini memiliki fungsi sebagai tempat untuk mencerna bahan-bahan yang berasal dari luar sel dan juga bahan yang tidak terpakai yang berasal dari dalam sel.
8. Badan Mikro : Bagian ini mengandung enzim katalase dan dan tempat proses oksidasi yang disebut perolisisumi.
9. Sentriol : Bagian ini memiliki fungsi untuk mengatur dan mengontrol pembentukan benang-benang gelondong waktu terjadinya proses pembelahan sel.
10. Sentrosom : Bagian ini memiliki peran dalam proses pembelahan sel, yakni pergerakan yang terjadi pada kromatin.
Sel hewan adalah sebuah nama atau istilah yang umum digunakan untuk menyebut sel eukariotik yang menyusun jaringan yang terdapat pada hewan. Sel ini berbeda dengan sel eukariotik pada makhluk hidup lain, seperti sel yang terdapat pada tumbuhan. Sel ini juga tidak memiliki dinding sel (yang keras), kloroplas, dan biasanya sel ini memiliki vakuola dengan ukuran yang lebih kecil, bahkan hampir tidak ada. Oleh karena sel ini tidak memiliki dinding sel (yang keras), bentuk sel ini sangat bervariasi. Sel manusia bisa dikategorikan sebagai sel hewan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar