Jumat, 16 Agustus 2013

Sejarah Kucing Dalam Kehidupan Manusia 1

  8000 Sebelum Masehi (SM). Bukti pertama bahwa kucing telah dijinakkan - tulang mereka ditemukan di pulau Siprus (Cyprus). Pulau Siprus terdapat di Laut tengah berbatasan dengan mesir, yunani dan Israel. Para arkeolog menemukan tulang belulang kucing yang dikubur bersama dengan pemiliknya. 
 
Temuan kerangka di pulau Siprus, manusia (bawah) dan kucing (atas) .
(news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/3611453.stm)
 
3500 SM. Para ahli sepakat bahwa pada zaman  ini, kucing liar Afrika telah dijinakkan di Mesir. Seperti hubungan sinergis yang terjadi ketika seorang manusia dan seekor anjing saling membutuhkan untuk tempat tinggal dan perlindungan. Kucing terbukti berguna untuk petani Mesir dengan melawan ancaman yang ditimbulkan oleh tikus, yang menyerang ladang mereka dan menghabiskan persediaan gabah.
 
Pada zaman ini kucing yang disayangi karena keindahan bentuk dan kasih sayang serta  persahabatan yang mereka berikan. Kucing disambut dengan tangan terbuka ke setiap rumah, dicintai dan dimanjakan untuk alasan yang sama kita memelihara seperti saat ini.

 
3000 SM. Perkiraan figur peninggalan paling awal dari Bastet, dewi Mesir biasanya digambarkan sebagai memiliki tubuh seorang wanita dan kepala kucing. Pada saat ini, orang Mesir mendewakan kucing. Kemampuan kucing jelas untuk melihat dalam gelap mempesona masyarakat mesir yang memang mendewakan matahari dan menakuti kegelapan, orang-orang percaya bahwa kucing dapat melindungi mereka dari jahatnya malam/kegelapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar