Minggu, 17 Februari 2013

sahabat nabi muhammad

Sahabat adalah tokoh-tokoh Islam yang hidup sezaman dengan Nabi Muhammad Rosulullah saw, dan turut serta berjuang menegakkan Islam bersama beliau. Tentang kualitas keimanan dan ketakwaan mereka, Nabi saw. bersabda, "Sebaik-baik manusia adalah generasiku (para sahabat Nabi saw.), kemudian orang-orang yang sesudah mereka (para Tabi’in), lalu orang-orang sesudah mereka lagi (Tabi’it Tabi’in). Setelah itu datanglah golongan-golongan yang kesaksian mereka mendahului sumpahnya, dan sumpahnya mendahului sumpahnya". (HR. Bukhori dan Muslim)

Selain keempat kholifah dalam bab sebelumnya, masih banyak Sahabat yang perlu dikenang karena perjuangannya yang gigih dalam menegakkan Islam.

DUA KELOMPOK SAHABAT

Sahabat Muhammad Rosulullah saw., digolongkan dalam dua kelompok.

1.  Kaum Muhajirin, ialah sahabat Nabi yang berasal dari Mekah dan berhijrah ke Madinah untuk menghindari kekejaman kaum kafir Quraisy. "Dan ingatlah (wahai para muhajirin) ketika kamu masih sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut or­ang-orang akan menculikmu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan memperkuat kamu dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur." (QS. 8/Al-Anfal: 26)


2. Kaum 
Anshor, ialah orang-orang Islam penduduk asli Madinah yang menyambut baik kehadiran para Muhajirin, kemudian saling bahu-membahu menegakkan Islam. "Dan orang-orang yang menyiapkan rumah sebelum kedatangan mereka (Muhajirin), mereka menyayangi orang-orang yang hijrah/pindah kepada mereka.dan di dalam dada mereka tidak ada suatu keinginanpun terhadap apa-apa yang telah diberikan (harta pampasan) kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang Muhajirin) atas (kepentingan) mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang terpelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan." (QS. 59/Al-Hasyr: 9)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar